Posts tagged ‘Paula Abdul’

April 27, 2014

Billboard All Time Top 100 Songs

May 22, 2012

Mariah Carey Telan Ludah

TEMPO.CO

Penyanyi Mariah Carey mengatakan ia hanya bercanda saat mengatakan tidak peduli pada Britney Spears yang menjadi juri terbaru X Factor.

Sebaliknya, pelantun Make It Happen ini justru sayang dan peduli kepada Britney Spears dan Simon Cowell. Ia juga meminta komentarnya sebelumnya tidak dianggap serius.

»@BritneySpears dan @SimonCowell, tentu saja saya sayang dan peduli pada kalian, teman-teman, selamat! Kalian tidak akan pernah tahu yang mana yang fakta dan yang mana yang gosip, saya hanya bercanda!” tulisnya melalui blognya.

Sebelumnya, Mariah Carey mengatakan tidak peduli ketika mengetahui Britney Spears terpilih menjadi salah satu juri X Factor USA. “Kalian pikir saya lebih fokus memikirkan soal itu? Apakah saya pernah negosiasi?” ujarnya beberapa hari lalu.

Sebelumnya ada rumor yang berkembang bahwa penyanyi 42 tahun itu akan duduk sebagai salah satu juri bersama Beyonce Knowles dan Janet Jackson. Namun kenyataannya, justru Britney dan Demi Lovato yang terpilih menggantikan Paula Abdul dan Nicole Scherzinger yang dipecat Simon Cowell.

“Sejujurnya saya suka dia (Britney). Dia anaknya baik, tapi saya enggak peduli siapa yang menjadi juri di acara itu, sepanjang itu bukan saya,” kata Mariah dikutip dari Extra.

May 22, 2012

Mariah Carey Digeser Britney Spears

TEMPO.CO

Mariah Carey tidak peduli ketika mengetahui Britney Spears terpilih menjadi salah satu juri X Factor USA.

Sebelumnya ada rumor yang berkembang bahwa penyanyi 42 tahun itu akan duduk sebagai salah satu juri bersama Beyonce Knowles dan Janet Jackson. Tapi, kenyataannya, justru Britney dan Demi Lovato yang terpilih menggantikan Paula Abdul dan Nicole Scherzinger, yang dipecat Simon Cowell.

“Kalian pikir saya lebih fokus memikirkan soal itu? Apakah saya pernah negosiasi?” tanya Mariah.

“Sejujurnya saya suka dia (Britney). Dia anaknya baik, tapi saya enggak peduli siapa yang menjadi juri di acara itu, sepanjang itu bukan saya,” kata Mariah dikutip dari Extra.

Sementara Britney sendiri bersemangat dengan pekerjaan barunya itu. “Aku senang bisa bekerja sama dengan Demi Lovato,” katanya.

Lovato sendiri dikenal sebagai penyanyi jebolan Disney yang masih berusia 19 tahun. “Ini pasti menyenangkan dan beda dari yang pernah aku lakukan sebelumnya,” kata Britney.

March 23, 2012

Billy Corgan Mahu Jadi Juri Rancangan Realiti

mStar

PENYANYI kumpulan rock alternatif, Smashing Pumpkins iaitu Billy Corgan berhasrat untuk menjadi juri dalam program realiti seperti American Idol atau X-Factor.

Billy berkata, dia adalah calon paling sesuai untuk memberikan kritikan kepada penyanyi yang lahir daripada program tersebut terutamanya kepada peserta yang memilih genre rock dan metal.

“Saya tiada masalah dengan program nyanyian seperti itu tetapi ruang kepada penyanyi yang ingin membawa muzik rock cukup terhad. Ia sepatutnya seimbang dan saya ingin sekali menilai mereka,” ujarnya.

Menjelas lanjut mengenai hasratnya itu, Corgan memberitahu dia terpanggil untuk menjadi juri kerana penyanyi yang memasuki pertandingan seperti itu tidak menjiwai lagu dengan baik dan hanya sekadar menyanyi untuk popular.

Saat ini juga Simon Cowell sedang mencari pengganti Paula Abdul dan Nicole Scherzinger yang sebelum ini adalah juri dalam program X-Factor.

Selepas Mariah Carey dan Beyonce, kini nama Britney Spears disebut-sebut bakal menyertai barisan juri namun masih tiada sebarang hitam putih mengenai perkara itu.

March 22, 2012

Simon Cowell Menyesal Pecat Paula Abdul dari X Factor

Bintang

PENGGAGAS dan pemilik acara kontes bakat X Factor AS, Simon Cowell telah mengambil keputusan tersulit sepanjang kariernya.

Dia memecat sahabatnya sendiri, Paula Abdul sebagai juri. Cowell dan Abdul bertahun-tahun jadi juri American Idol bersama dan selalu kompak. Saat Cowell membuat X Factor, Abdul diajaknya.

Nyatanya, X Factor AS tak segemilang digembar-gemborkan Cowell. Alhasil, perombakan pun mesti dilakukan. Abdul dan Nicole Scherzinger didepak dari kursi juri. Pembawa acaranya, Steve Jones juga didepak.

Cowell, seperti dikutip Female First, Kamis (9/2), ingin mempertahankan Abdul. Dia mengatakan bukan keputusannya mendepak Abdul.

“Saya ingin mempertahankan Paula. Tapi dia bisa menerima keputusan itu dengan besar hati. Dia memahami ini semata bisnis, bukan karena alasan pribadi,” kata Cowell.

Lantas, siapa yang akan mengganti 2 juri yang didepak?

Tempo hari ada gosip Beyonce ditawari jadi juri dengan nilai kontrak AS$ 500 juta setara Rp 4,4 triliun untuk lima tahun. Cowell bilang kabar itu tak benar.

“Saya tak tahu darimana gosip itu berasal. Itu omong kosong,” katanya.

Cowell juga mengatakan ingin Mariah Carey menjadi salah satu juri, tapi menurutnya hal itu tak akan terjadi karena kontrak-kontrak yang sudah dibuat Carey serta harus mengurus suaminya, Nick Cannon (belum lama ini masuk rumah sakit) dan dua anak kembarnya berusia 9 bulan.

“Saya mengaguminya. Tapi saya tentu tak bisa meminta seseorang yang baru punya dua anak dan karir di dunia rekaman untuk berkomitmen penuh mengisi acara X Factor,” jelas Cowell.

Cowell merasa Madonna akan jadi juri yang hebat, walau menurutnya “akan mahal.”

Kandidat lain adalah Katy Perry. Andai jadi juri, pelantun “Firework” itu, katanya, “would be fun—dia penuh energi”. (ade/gur)

February 2, 2012

Beyoncé Dirayu Jadi Juri ‘X Factor’

Antara

Baru-baru ini Beyonce Knowles telah diberitakan dirayu guna bergabung sebagai juri dalam ‘X Factor’ versi AS.

Juri acara pencari bakat TV, Paula Abdul dan Nicole Scherzinger, bersama dengan host Steve Jones, baru-baru ini dipecat dalam program ternama itu.

Simon sekarang tertarik untuk mendapatkan beberapa nama besar di daftarnya termasuk Beyonce dan Mariah Carey.

Chicago Sun-Times mengklaim bahwa Simon melirik superstar itu setelah melihat musisi ternama seperti Jennifer Lopez dan Steven Tyler bergabung dengan rival mereka ‘American Idol’.

“Simon ingin memberikan yang terbaik untuk ‘X Factor'”, ucap orang dalam acara itu kepada surat kabar Inggris The Mirror.

February 2, 2012

Nicole Scherzinger dan Paula Abdul Hengkang dari The X-Factor USA

Sindo

Baru menuntaskan season pertamanya, The X-Factor USA sudah diguncang kabar tak menyenangkan. Dipastikan dua wajah cantik, Nicole Scherzinger dan Paula Abdul, tidak akan lagi ada di panel juri The X-Factor USA season dua.

Sang presenter Steve Jones juga resmi hengkang dari serial kompetisi menyanyi produksi FOX ini. Lewat pernyataan resminya, Paula Abdul menegaskan dirinya tidak akan kembali di The X-Factor season berikutnya. ”Saya belajar banyak dari pengalaman bertahun-tahun di industri hiburan bahwa keputusan bisnis sering kali mengesampingkan pertimbangan pribadi,” ujarnya. Nicole Scherzinger juga mengonfirmasi kepergiannya dari The X-Factor USA lewat akun Twitter-nya. Entah dia mengundurkan diri atau didepak, yang pasti Nicole akan fokus pada karier musiknya.

Album terbarunya yang lama tertunda akhirnya dirilis juga dan bulan depan Nicole akan mulai tur konser Eropa. Belum ada kepastian apakah Simon Cowell akan memanggil selebriti lain untuk mengisi posisi panel juri bersama dirinya dan L.A. Reid di season dua. Demikian juga posisi pemandu acara masih kosong. Nama Mariah Carey disebut- sebut sebagai calon juri potensial. Namun, rencana Simon Cowell untuk The X-Factor USA season dua masih misteri. (metta pranata)

January 6, 2012

Behind The Music L.A. Reid oleh CreativeDisc

CreativeDisc

Saat duduk di panel juri untuk talent show The X Factor USA tahun ini, L.A. Reid dikenal sebagai sosok yang flamboyan dengan setelan jas yang dikenakannya di setiap episode. Itu L.A. dinilai secara tampilan. Dan bagaimana secara kerjaan? Jauh lebih mengesankan dari itu. L.A. yang bernama asli Antonio Reid adalah satu dari empat anak keluarga Reid yang lahir dan besar di Cincinnati, Ohio. Antonio muda adalah seorang gitaris dalam sebuah band yang mendapatkan julukan “L.A.” saat dirinya hadir dalam kegiatan band mengenakan T-Shirt sebuah tim baseball Los Angeles Dodgers. Nama tersebut begitu pakemnya hadir ke sosok pria ini dan digunakannya sebagai nama yang nantinya merupakan seorang yang berpengaruh dalam industri musik pop Amerika dan dunia.

L.A. memulainya sebagai musisi. Selain bermain gitar, dirinya juga mahir bermain drum. Tentu kemampuannya ini diunjukkan di band tempatnya bernaung. Percaya enggak percaya, aliran musik yang dianut L.A. dan band-nya saat itu adalah funk rock. Mereka berhasil masuk dalam album kompilasi band lokal di tahun 1970-an, dan ini menjadi pengalaman pertama L.A. dalam urusan rekaman. Selanjutnya, barulah L.A. bermain dalam genre R&B yang kemudian menjadi alirannya dalam karir di balik layar. Di tahun 1980-an, grup R&B L.A. berhasil mencetak hit Top 10 di Billboard Hot 100. Adalah single ‘Two Occasions’ yang menjadi bukti tersebut. Dan disini pula dirinya akrab dengan seorang Babyface.

Dari sini, peruntungan di balik layar rekaman pun dimulai. Rekanan ini membentuk LaFace Records yang berada di bawah Arista Records. La diambil dari nama L.A. dan Face dari nama BabyFACE. Usaha yang mereka rintis di akhir dekade 80-an ini menjadi salah satu pelopor label rekaman yang menjembatani para artis kulit hitam yang berkarir di jalur pop. Mau tau salah satu artis yang diroketkan oleh LaFace di tahun-tahun pertama mereka? Usher adalah orangnya. Kesuksesan Usher yang sanggup menjual 65 juta keping album di seluruh dunia merupakan asuhan dari mereka. Selain itu, label ini juga bertanggung jawab atas rilisan Toni Braxton, TLC, dan Outkast.

Perkembangan perusahaan rekaman L.A. dan Babyface menanjak, saat setengah dari saham LaFace dipegang oleh induk perusahaan, yaitu BMG, dengan penjualan, marketing, dan promo masih menjadi tanggung jawab Arista. Ini terjadi di tahun 2000. Kemudian karir L.A. pun menanjak dengan menanggantikan Clive Davis sebagai Presiden Arista Records. Ini merupakan permintaan langsung oleh induk perusahaan, BMG yang menilai Clive telah memasuki usia pensiun (kala itu Clive berusia 67 tahun) dan sudah selayaknya digantikan. L.A. pun dibekali ilmu manajemen di Harvard Business School sebelum memangku jabatannya. Alhamdulillah, L.A. kembali mencetak artis papan atas selama menjabat sebagai Presiden Arista. P!nk, Ciara, dan Avril Lavigne adalah artis lintas genre yang kembali membuktikan kebolehan L.A. dalam mencetak bintang.

Ingat ga merger-nya BMG ke Sony Music Entertainment? Nah, ini berdampak ke L.A. dengan dilepasnya beliau dari kontrak dengan Arista. Secepat kilat dirinya disamber sebagai bos besar di The Island Def Jam Music Group. Disini, L.A. Reid ditantang tidak hanya menciptakan rising star, tapi juga menaikkan kembali gairah bintang. Yes, we’re talking about Mariah Carey. Cap jempol buat L.A. yang berhasil mengembalikan Mariah ke puncak lewat kerja sama mereka di Island Def Jam. Album “Emancipation Of Mimi” membawa Mariah ke kebiasannya; angka penjualan yang cemerlang, hits yang segudang, dan prestasi di penghargaan musik juga. Tapi takdirnya untuk mencetak bintang juga tidak langsung sirna. Rihanna dan Justin Bieber adalah 2 bukti besar kebolehan radar pencetak bintangnya. Rihanna kini tercatat sebagai artis langganan lagu nomor 1, dan Justin Bieber dikenal sebagai fenomena musik pop yang mendunia. Ini semua dilakukannya sembari menuntun rekaman untuk Amerie, Kanye West, dan Bon Jovi.

Meskipun L.A. secara eksklusif mengerjakan proyek musik untuk artis-artis yang berada di bawah naungan label tempat ia bekerja, ini tidak lantas mempersempit daftar artis yang pernah bekerjasama dengan dirinya. Paula Abdul, Whitney Houston, Boyz II Men, Aretha Franklin, Az Yet, Shanice, Blu Cantrell, CeeLo Green, Kenny G, Santana, Lionel Richie, Ne-Yo, Jay-Z, Chrisette Michele, dan The Killers adalah segelintir nama yang pernah bekerjasama dengannya. Andil itu besar dan banyak. Menulis lagu, memproduserinya, memainkan alat musik, menge-mix, dan mengaransemen. He sure did all that. Dan di akhir tahun 2008, dirinya mengumpulkan belasan vokalis top dalam satu buah single! Beyoncé, Carrie Underwood, Rihanna, Sheryl Crow, Fergie, Leona Lewis, Keyshia Cole, Miley Cyrus, LeAnn Rimes, Natasha Bedingfield, Melissa Etheridge, Mary J. Blige, Ciara, Mariah Carey, Ashanti, dan Nicole Scherzinger keroyokan bernyanyi di ‘Just Stand Up!’, sebuah program amal untuk acara “Stand Up To Cancer”.

Tahun 2011 boleh dibilang tahun yang berpihak pada L.A. Reid. Pertama, dirinya mengakhiri masa bakti di Island Def Jam dan bertolak ke Epic Records dengan sebuah akhir yang manis yaitu menciptakan kembali momen Emansipasi Mariah kepada seorang Jennifer Lopez. ‘On The Floor’ merupakan keberhasilannya mengembalikan J.Lo ke posisi puncak. Kedua, namanya terpilih sebagai salah satu juri untuk salah satu talent show yang paling ditunggu di tahun ini, The X Factor USA. Catatan ini tidak hanya menutup kenangan manis L.A. di Island Def Jam, tapi juga sekaligus sambutan meriah baginya di Epic.

(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributors)