Archive for ‘2004’

February 17, 2014

Arsip 2004: Mariah Carey Peroleh Kejutan Dari MTV Asia Music Award

Kapanlagi.com – Sebelum menggelar konser di Jakarta diva pop Mariah Cerey lebih dulu menyempatkan diri datang ke ajang MTV Asia Music Award yang digelar di Singapura Indoor Stadium sehari sebelumnya atau Sabtu (14/2).

Dalam kesempatan tersebut, Carey mendapat kejutan lantaran menerima penghargaan kategori Lifetime Achievement award. Penghargaan tersebut diterimanya dari kelompok vokal Blue di depan 7000 fansnya yang disambut tepukan riuh dan juga teriakan histeris. Tanpa bisa berkata banyak di atas panggung, penyanyi seksi ini mengucapkan terima kasih kepada pihak MTV dan dukungan fansnya di Asia yang selalu setia.

Tentu saja ini membuat Carey terkejut lantaran penghargaan tersebut sangat spesial yang pantas diberikan kepada mereka insan musik yang telah berkecimpung lama dan memberikan kontribusi besarnya pada industri musik Internasional. Penghargaan ini sekaligus sebagai penegas bahwa Carey memang telah pantas diterimanya. Demikian seperti yang diberitakan oleh AFP.

Sementara itu bintang film Asia yang juga sangat terkejut dengan penghargaan Asian Film Award yang diterimanya adalah si cantik Ratu Laga Michelle Yeoh. Penghargaan itu diberikan berkat aktingnya yang memikat dalam film produksi perdananya, THE TOUCH.

Sedangkan diva Hong Kong, Anita Mui, juga tidak terlupakan. Bintang besar yang menghembuskan nafas terakhirnya setelah gagal berjuang mengalahkan penyakit kanker leher rahim yang dideritanya ini mendapat penghargaan kategori Inspiration Awards.

Setelah menggelar konsernya di Jakarta, masih dalam rangkaian konser Mariah Carey – Charmbacelet World Tour 2004, Carey dijadwalkan tampil di Bangkok pada hari Rabu (17/2) esok. Kedatangannya di Bangkok International Airport sehari sebelumnya, disambut oleh ribuan fansnya. Tiket konsernya di sana, sama seperti di Jakarta juga diberitakan sold out. (dis/dar)

February 16, 2014

Arsip 2004: Penampilan Mariah Carey di Jakarta Mengecewakan?

KapanLagi.com

Charmbracelet yang dijadikan tajuk konser diva pop internasional Mariah Carey di Jakarta, Minggu sore ternyata jauh dari charm atau pesona bahkan terkesan kepiawaian penyanyi asal AS itu dalam mengolah nada terlihat datar-datar saja.

Konser A Mild Live Mariah Carey Charmbracelet World Tour 2004, di Balai Sidang Jakarta yang berlangsung dari pukul 16.00 hingga 17.30 WIB itu seperti kehilangan greget dari dinamika nada Mariah Carey yang selama ini dikagumi penggemarnya tak mampu dieksplotasi secara maksimal.

Menampilkan 10 tembang andalannya Mariah yang saat itu mengenakan rok mini berwarna keperakan dengan belahan tinggi membuka konsernya dengan lagu Heartbreaker yang mampu mengajak penonton untuk ikut berdendang mengikuti alunan nada-nada yang dibawakannya bahkan sebagian nampak bergoyang seiring irama.

Kemudian mengalirlah tembang-tembang Dream Lover, Through the Rain, My All, Can’t Take That Away, Without You, I’ll Be There, Fantasy, Make it happen dan Hero dengan dukungan dua pemain kibor, seorang pemain bass, drum, dan tiga penyanyi latar.

Namun saat lagu Hero dinyanyikan Carey sebagai penutup konser, sebagian penonton seperti tak percaya sebab konser yang dijadwalkan berdurasi dua jam ternyata berlangsung tidak sampai satu setengah jam dan terkesan jadi terburu-buru.

Konser di Jakarta sepertinya memang hanya diniatkan untuk memenuhi target tur dunia Carey ke beberapa negara Asia sehingga yang tampak kemudian, sosok Mariah Carey yang kelelahan hal nampak ketika penyanyi yang memiliki jangkauan nada diatas tiga oktav itu kesulitan ketika mengambil nada-nada tinggi.

Sebelum tiba di Jakarta, Carey telah merampungkan konser di Pusan, Korea Selatan bahkan sempat menghadiri dan menerima penghargaan seumur hidup dalam acara MTV Asia Award 2004 di Singapura, Sabtu malam.

Penampilan yang energik dengan goyangan serta dibalut pakaian seksi maupun dukungan soundsystem berkekuatan 65 ribu watt dan tata cahaya 150 ribu watt di atas panggung berukuran 18×14 meter ternyata tak mampu mengangkat pesona Mariah Carey dihadapan 80 persen penonton yang memadati kapasitas tempat duduk gedung Balai Sidang Jakarta.

“Barangkali karena ia lelah. Suara seraknya menurut saya lebih karena kepenatan dan bukan karena teknik bernyanyi,” kata musisi Indonesia Addie MS usai menyaksikan konser bersama Memes, isterinya.

Meskipun demikian para penggemar tetap menyaksikan the real Carey yang seperti biasa tampil seksi dengan memperlihatkan sebagian tubuhnya dan sebagai sebuah tontonan konser Mariah Carey cukup menghibur penggemarnya di Indonesia yang sudah lama memimpikan bisa menyaksikan Diva Pop itu secara langsung.

Apalagi selain lagu-lagu yang dibawakannya telah diakrabi oleh para penggemarnya selain itu sepanjang pergelaran penyanyi tersebut berganti baju sebanyak lima kali diantaranya tampil dengan celana pendek, tank-top mau pun kombinasi pakaian two-pieces yang sangat hemat menutup tubuhnya.

Sementara itu dua buah gaun hasil rancangan penata busana kondang Adjie Notonegoro yang rencananya akan diberikan kepada penyanyi tersebut ternyata tidak dikenakan oleh Mariah Carey. Beberapa artis yang terlihat menonton konser Mariah Carey yang tiketnya dijual seharga Rp 500 ribu hingga Rp 1.750 ribu tersebut diantaranya Titik Puspa, Shahnaz Haque, Nina Warna, pentolan grup Dewa Ahmad Dani.

Digelarnya konser Charmabracelet pada sore hari, berbeda dengan konser yang selama ini dilaksanakan pada malam hari karena, Balai Sidang Jakarta tempat pertunjukan diva internasional itu akan digunakan sebagai hajatan resepsi perkawinan yang kabarnya akan dihadiri Presiden usai pentas musik Mariah Carey.

February 15, 2014

Arsip 2004: Lengking Suara Sang Diva – Jakarta

suaramerdeka.com

FANTASTIK. Hanya kata itulah yang pantas disematkan kepada Mariah Nunes, perempuan kelahiran Huntington, New York, 27 Maret 1970. Diva penyanyi pop dunia yang kemudian lebih dikenal dengan nama Mariah Carey itu membuat 5.000 penonton yang memadati Plennary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Minggu, (15/2) sore, terpuaskan dengan lengkingan suaranya.

Betapa tidak, meski harus merogoh kocek untuk membeli tiket seharga Rp 500.000 (festival), Rp 1.000.000 (tribun), dan Rp 1.350.000 (tribun kiri-kanan), penonton yang datang dengan dandanan terbaiknya itu terbayarkan kepuasannya dengan lengkingan suara emas Mariah yang mencapai lima (5) oktaf. Bukan itu saja, dengan kemampuan yang mumpuni dalam menggubah tembang dan karunia tubuh yang sentosa serta paras nan ayu, Mariah yang juga menyertakan lima penari latar, tiga backing vokal dan empat musisi pendukung benar-benar membuktikan kedivaannya.

Kehadiran penyanyi yang juga pernah membintangi film layar lebar Glitter (2001) dalam konser berjuluk ”A Mild Live Mariah Carey Charmbracelet World Tour 2004”, memang ditunggu-tunggu pencintanya di Tanah Air. Lihatlah, betapa banyak pesohor negeri ini dengan antusias mengapresiasi konser yang terselenggara atas kerja bareng A Mild Live dan Java Musikindo. Mereka mulai dari aktor dan sutradara, Slamet Rajardjo Djarot, penyanyi dangdut Kristina, diva pop Tanah Air Kris Dayanti, penyanyi gaek Titik Puspa, hingga mantan Menperindag dan Kabulog, Rahadi Ramelan serta Meneg BUMN, Laksamana Sukardi.

Di atas panggung, tepat pukul 16.00, Mariah yang mengawali kariernya sebagai penyanyi latar Brenda K, star ini langsung menghentak lewat tembang Heartbreaker. Apalagi dengan dandanan super mininya, janda Tommy Mottola, bos Sony Music, ini langsung menggiring pencintanya untuk turut berdendang. Dan antusiasme penonton makin menjadi ketika tembang Through The Rain yang familiar di telinga pencintanya dibawakan Mariah.

Hal yang sama, terulang hampir di semua tembang yang dibawakan oleh penyanyi yang telah menggondol dua Grammy Award (Best New Artist dan Best Female Vocalist) dan delapan (8) American Music Award, serta berbagai Award dari berbagai ajang musik bergengsi dunia. Teristmewa pada tembang Butterfly. ”Gimana kabarnya? Baik bukan…, tembang ini memang sangat menginspirasi saya,” kata Mariah yang telah menjual lebih dari 120 juta kopi album dan sigle di seantero dunia.

Sungguh, kefantastisan Mariah yang sempat berganti kostum sebanyak enam kali, dengan lengkingan suara emasnya itu memang membuktikan kedivaannya.

Hal ini paling tidak dibuktikan ketika 15 tembang yang pernah dibawakannya menduduki posisi teratas tangga lagu dunia. Prestasi inilah yang menobatkannya sebagai legenda hidup satu-satunya yang mampu menggeser posisi The Beatles dari tangga lagu dunia, hingga sekarang.

December 22, 2012

Arsip 2004: Menjadikan Kembali Mariah Carey Sebagai Artis

KapanLagi

Penyanyi Mariah Carey berharap melalui Creative Artists Agency dirinya bisa bangkit kembali sebagai seorang pop diva setelah terpuruk pada tahun 2001-02 silam saat membintangi film GLITTER. Rob Light akan mengembalikan berjaya Carey seperti seorang penyanyi papan atas yang pernah diraihnya.

Light dan Benny Medina yang menjadi manajer Mariah Carey akan berusaha mengembalikan kejayaan sang pop diva seperti pada 1990an. Ketika itu debut album pertama Mariah Carey mampu menjual 15 juta keping di seluruh dunia.

Keterpurukan Mariah Carey sebagai penyanyi mulai terjadi pada 2001-02 saat ia membitangi film GLITTER yang jeblok dipasaran. Setelah itu Mariah Carey putus kontrak dengan perusahaan rekaman Virgin Records.

Seolah tak kapok, Carey kini juga mendapatkan kritikan atas perannya di film WISEGIRLS. Setelah enam bulan meninggalkan Virgin Recors, perusahaan rekaman Island Records mengikat Mariah Carey dalam sebuah penjanjian multialbum dan memberikan Mariah Carey sebuah nama perusahan rekaman sendiri dengan nama MonarC.

Kontrak dengan Island Records telah membuat Mariah Carey meluncurkan album Charmbracelet, yang juga gagal di pasaran karena terjual tidak lebih dari 1 juta keping di AS. Karena tidak sukses maka pada tahun 2003, Mariah Carey melakukan konser yang bertujuan untuk mengangkat pamor Charmbracelet.

Hasilnya Island Record setidaknya mendapatkan tambahan sekitar US$6 juta lebih. Sebagai usaha untuk kembali menggoyang pasar, Mariah Carey menjalin kontrak dengan Creative Artists Agency, yang dimanajeri oleh Rob Light.

“Bagaiamana Anda bisa membawa kembali Mariah Carey yang dalam sejarah merupakan penyanyi wanita yang paling sukses?”, demikian ungkap Light. Untuk bisa menjawab pertanyaan itu Light dan Benny Medina tengah menggodok rencana untuk mengembalikan Mariah Carey sebagai bintang.

Carey saat ini sedang dalam proses menulis dan membuat ilustrasi sebuah buku anak-anak, yang menurut Light akan menjadi sebuah seri animasi multimedia.

“Proyek anak-anak ini merupakan langkah awal,’ aku Light.

Tak lupa Light juga akan berusaha mengembalikan Carey ke dunia theater di mana awal tahun depan Carey akan membintangi THE PRINCE AND THE SHOWGIRL di London Inggris.

Malah menurut Medina, Broadway juga berkeinginan untuk memanggungkan Carey dan itu sudah diungkapkan oleh Andrew Lloyd Webber.

Sementara album mendatang yang diperkirakan akan diluncurkan tahun ini akan merupakan sebuah lagu beraliran R&B dengan diiringi dentak tarian. Untuk mempersiapkan hal itu, Carey sudah melakukan kerjasama dengan Kanye West, Swizz Beats dan R. Kelly.

Soal konser yang bakal digelar, Light memastikan itu akan dilakukan karena Carey sangat menikmati hasil yang didapatnya di konser dunianya yang terakhir.

“Dengan melakukan konser akan membuat Carey dekat dengan penggemarnya, kami melihat sebuah gambaran besar dan saya pikir konser merupakan bagian dari gambaran itu,” tegas Light.

Bila saja harapan Light itu terwujud maka Mariah Carey mungkin akan menyamai lagu Hero yang melambungkan namanya di blantika musik dunia.

December 28, 2004

Mariah Carey Menyambut Natal

KapanLagi – Mariah Carey kembali kejajaran tangga lagu dengan lagu Natal yang direkamnya satu dekade lalu. Lagu lama superstar pop ini, All I Want For Christmas Is You yang secara resmi bisa di download di Internet di website iTunes menjadi hit paling besar di musim menyambut Natal ini.

Dan sekarang Carey, menggunakan lagu tersebut untuk memeriahkan parade Walt Disney World Christmas Day ke-21, berharap mempergunakan keberhasilan Natalnya dengan menghasilkan dan membintangi komidi musikal meriah tahunan, demikian menurut keterangan pihak publisitasnya. (thw/erl)

December 14, 2004

Scarlett Johansson Kencani Mantan Pacar Mariah Carey?

KapanLagi – Aktris cantik belia Scarlett Johansson menyebarkan kabar spekulasi terbaru. Dia dikabarkan tengah berkencan dengan mantan pacar Mariah Carey, Derek Jeter. Mereka meninggalkan pesta Natal tersebut bersama-sama. Konon Scarlett dan Derek datang bersama ke pesta Natal yang diselenggarakan perusahaan Microsoft di restoran Geisha House, Los Angeles.

Bahkan mereka melewatkan waktu berduaan di sepanjang malam pesta itu. Seorang sumber mengatakan Scarlett sebenarnya sedang sakit, namun mau menemani Derek ke pesta tersebut.

Namun pihak Scarlett membantah spekulasi tersebut dan mengatakan Scarlett dan Derek datang secara terpisah pada malam itu. Kebetulan saja mereka bertemu di sana. (*/dar)

November 25, 2004

Mariah Carey Mentraktir Makan Malam 300 Anak

KapanLagi – Mariah Carey mentraktir makan malam 300 anak-anak dan keluarganya di New York. Carey mentraktir makan malam dalam sebuah kapal di Brooklyn sebagai bagian dari kegiatan amal tim Fresh Air Fund.

Album terbaru Mariah, The Emancipation of Mimi akan dirilis Maret medatang sebagaimana dilaporkan New York Post.

Album tersebut, menyusul album sebelumnya Charmbracelet 2002, yang merupakan sumbangan dari produsen Kanye West, rapper Nelly dan Twista. (anv/dar)

November 17, 2004

Mariah Carey Kembali Jajal Layar Lebar

KapanLagi – Mariah Carey bakal tampil lagi dilayar lebar dalam film remake CASINO ROYALE. Artis seksi ini bakal memainkan peran Vesper Lynd, yang sebelumnya pernah dibawakan Ursula Andress, dalam film versi baru Bond tahun 1957.

Sumber menyatakan: “Ini sebuah film komedi, jadi Mariah akan membuat lelucon untuk dirinya sendiri.”

Ini bukan pertama kalinya Mariah tampil di layar lebar, sebelumnya di film GLITTER tahun 2001 silam yang tak sukses di pasaran.

Dalam film GLITTER, Mariah melakonkan seorang penyanyi muda yang putus asa dan menjadi seorang bintang dan mengencani seorang DJ yang akhirnya membantunya terjun ke dunia musik. (fmf/rit)