Arsip 2004: Lengking Suara Sang Diva – Jakarta

suaramerdeka.com

FANTASTIK. Hanya kata itulah yang pantas disematkan kepada Mariah Nunes, perempuan kelahiran Huntington, New York, 27 Maret 1970. Diva penyanyi pop dunia yang kemudian lebih dikenal dengan nama Mariah Carey itu membuat 5.000 penonton yang memadati Plennary Hall, Jakarta Convention Center (JCC), Minggu, (15/2) sore, terpuaskan dengan lengkingan suaranya.

Betapa tidak, meski harus merogoh kocek untuk membeli tiket seharga Rp 500.000 (festival), Rp 1.000.000 (tribun), dan Rp 1.350.000 (tribun kiri-kanan), penonton yang datang dengan dandanan terbaiknya itu terbayarkan kepuasannya dengan lengkingan suara emas Mariah yang mencapai lima (5) oktaf. Bukan itu saja, dengan kemampuan yang mumpuni dalam menggubah tembang dan karunia tubuh yang sentosa serta paras nan ayu, Mariah yang juga menyertakan lima penari latar, tiga backing vokal dan empat musisi pendukung benar-benar membuktikan kedivaannya.

Kehadiran penyanyi yang juga pernah membintangi film layar lebar Glitter (2001) dalam konser berjuluk ”A Mild Live Mariah Carey Charmbracelet World Tour 2004”, memang ditunggu-tunggu pencintanya di Tanah Air. Lihatlah, betapa banyak pesohor negeri ini dengan antusias mengapresiasi konser yang terselenggara atas kerja bareng A Mild Live dan Java Musikindo. Mereka mulai dari aktor dan sutradara, Slamet Rajardjo Djarot, penyanyi dangdut Kristina, diva pop Tanah Air Kris Dayanti, penyanyi gaek Titik Puspa, hingga mantan Menperindag dan Kabulog, Rahadi Ramelan serta Meneg BUMN, Laksamana Sukardi.

Di atas panggung, tepat pukul 16.00, Mariah yang mengawali kariernya sebagai penyanyi latar Brenda K, star ini langsung menghentak lewat tembang Heartbreaker. Apalagi dengan dandanan super mininya, janda Tommy Mottola, bos Sony Music, ini langsung menggiring pencintanya untuk turut berdendang. Dan antusiasme penonton makin menjadi ketika tembang Through The Rain yang familiar di telinga pencintanya dibawakan Mariah.

Hal yang sama, terulang hampir di semua tembang yang dibawakan oleh penyanyi yang telah menggondol dua Grammy Award (Best New Artist dan Best Female Vocalist) dan delapan (8) American Music Award, serta berbagai Award dari berbagai ajang musik bergengsi dunia. Teristmewa pada tembang Butterfly. ”Gimana kabarnya? Baik bukan…, tembang ini memang sangat menginspirasi saya,” kata Mariah yang telah menjual lebih dari 120 juta kopi album dan sigle di seantero dunia.

Sungguh, kefantastisan Mariah yang sempat berganti kostum sebanyak enam kali, dengan lengkingan suara emasnya itu memang membuktikan kedivaannya.

Hal ini paling tidak dibuktikan ketika 15 tembang yang pernah dibawakannya menduduki posisi teratas tangga lagu dunia. Prestasi inilah yang menobatkannya sebagai legenda hidup satu-satunya yang mampu menggeser posisi The Beatles dari tangga lagu dunia, hingga sekarang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: