Whitney Houston Dikabarkan Bangkrut

Kompas

Vokalis R&B dan pemain film Whitney Houston, yang akan kembali ke layar lebar lewat film Sparkle versi baru bersama bintang pop Jordin Sparks, kali ini dikabarkan bangkrut.

Perempuan berusia 48 tahun ini, yang pernah menderita ketergantungan kokain dan akhirnya sembuh, dikabarkan telah menghabiskan semua hartanya, termasuk uang kontrak rekaman senilai 100 juta dollar AS. Dikabarkan, Houston secara keuangan ditunjang oleh perusahaan rekaman Arista/BMG, yang telah membayar uang muka untuk albumnya yang berikut. “Para pencetak hit besar dalam industri musik menunjangnya dan perusahaan rekaman yang mengontraknya telah membayar uang muka untuk albumnya yang berikut, tapi tak seorang pun tahu kapan album itu akan dirilis,” tutur seorang sumber kepada Radaronline.com.

Houston, mantan istri penyanyi R&B Bobby Brown, diyakini berada pada posisi keuangan yang buruk sekali dan ia bahkan harus meminta tolong teman-temannya untuk memberi pinjaman uang dalam jumlah kecil sekali pun. “Ia menelepon seseorang untuk meminta 100 dollar AS. Itu sungguh menyedihkan. Ia seharusnya sekaya Mariah Carey dan ia benar-benar bangkrut,” tambah sang sumber.

Seorang juru bicara Houston dengan tegas membantah kabar itu ketika dihubungi oleh MailOnline. “Itu konyol dan tidak benar! Ia membintangi dan merupakan produser eksekutif Sparkle, yang akan dirilis Agustus (2012). Ia baru saja menyelesaikan film itu,” ujar si juru bicara.

Pada August 2001, Houston menandatangani kontrak rekaman termahal dalam sejarah musik ketika itu dengan Arista/BMG, dengan memperbaru kontraknya dengan perusahaan rekaman itu menjadi 100 juta dollar AS untuk enam album. Ia merilis album terakhirnya, I Look to You, pada Agustus 2009.

Pada Agustus 2012, Sparkle, film pertamanya terhitung sejak rilis film The Preacher’s Wife (1996), akan berdar di AS. Dalam film tersebut Houston berperan sebagai Emma, ibu dari Sparkle, karakter yang dimainkan oleh Sparks. “Bagian menyenangkan dalam pembuatan film ini pastinya  kostum dan gaya rambut. Film ini berlatar tahun 1963 dan kami memiliki penata kostum, rambut, dan rias wajah yang hebat, dan saya suka mengenakan kostum-kostum itu,” tutur Houston.

Di lain pihak, kepada majalah People Sparks telah menyampaikan pujian untuk Houston. “Ia begitu keren dan amat keibuan kepada saya. Jika saya tampak seperti membutuhkan sesuatu, ia berkata, ‘Kamu baik-baik saja?’ Saya menyanyikan lagu-lagunya dengan menggunakan sikat rambut (seolah mikrofon) ketika saya masih kecil. Sekarang ia berperan sebagai ibu saya dan mengomeli saya. Itu sebuah mimpi yang menjadi nyata,” tutur Sparks.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: